04/12/16

Maybe


Jadi kemarin malam gue memutuskan untuk me-reset handphone gue karena ga tau kenapa udah lemot banget dan suka berulah aneh.
Ternyata, hasilnya handphone gue kembali normal, ga ada yang aneh-aneh, dan history line semuanya keapus
.
.
.
Ternyata  faedah yang gue dapatkan banyak...

Dimulai dari 0 lagi ya!

27/11/16

November, selalu

"Dimana pun kalian berada,
ku kirimkan terima kasih.
Untuk warna dalam hidupku dan banyak kenangan idnah.
Kau melukis aku." Tulus - Monokrom

Semenjak kuliah, November selalu menjadi bulan yang paling punya banyak cerita dari bulan - bulan lainnya. Walaupun untuk menjalani November harus dihadapi dengan muka beler, masuk angin berhari - hari, berangkat pagi pulang pagi, tubes yang menumpuk, deadline sidang yang makin mendekat, obrolan kantek yang terkadang menjadi agak panas, tempelan sana - sini di sinding kantek dan gazeb....

tapi ya itu November. Semua orang belajar banyak di bulan ini.

Untuk semua momen yang lo lagi-lo lagi, untuk nemenin di setiap acara, di setiap hearing, di setiap eksplorasi, dan di setiap keseharian....semoga ga bosen dan ga cape - cape buat jadi sebenar - benarnya kakak ya makhluk - makhluk kesayangan :))








Untuk teman - teman Gemash yang kalau urusan akademis selalu bisa saling melengkapi dan mengingatkan dan mengerti gue hahahaha. Akhirnya jadi juga kunjungan industri kita yang awalnya udah pesimis karena takut ga kesampean dan ditutup dengan presentasi depan bigboss yang selalu bikin deg-degan. Pengalaman untuk bisa lihat angsung ke pabrik semen dan proses pengolahan limbah padat untuk kali pertama bener - bener berharga



Untuk setiap obrolan gazeb yang ternyata...bisa seseru itu. Tugas lo udah beres belum-KP lo udah sidang belum-Seminar udah asistensi berapa kali-tubes lo udah sampe mana-film terbaru ada apa sih-di kantek ada apa ya sekarang-siapa nih caka-calon MPM ada siapa aja-IMS emang ada acara apa nanti malem-ada anak gue yang mau asis nih-lu ngisi responsi ga-sumpah the voice kid indonesia seru banget-eh ini proyek apa kabar-kok sketch up lo keren banget-eh reaktor lu apa kabar-eh lo udah liat instagramnya si X belum-dicari mba dian tuh di dept-sampai obrolan ciee sana - sini yang cuman di ada-adain...




Untuk semua janji kepada diri sendiri...mendatangi di hari bahagianya teman-teman saat keluar dari ruang sidang. Walau belum tidur, walau harus jalan kaki panas - panasan menempuh pusat Kota Jakarta, teruntuk mereka yang menyaksikan gue berkembang dari sudut kota yang berbeda



Sampai akhirnya gue sidang Kerja Praktek juga setelah dikasih pertanyaan beruntun sana - sini karena belum sidang - sidang. Cerita KP yang penuh ups and downs, dari mulai ditolak 5x untuk bisa Kerja Praktek, sampai akhirnya pas dapet mendadak minggu depan masuk. Ga berhenti sampai sana, jadwal KP ternyata non-stop Senin - Sabtu di Jakarta Pusat bahkan selama puasa harus menerjang kejamnya Jakarta, ditambah kerjaan KP yang beneran dikasih kerjaan sampai temen - temen bilangnya kelompok gue KP udah berasa orang kerja. Dengan masalah di internal yang mendadak temen KP ilang ga masuk berhari - hari ga ada kabar, ditanya orang - orang proyek. Dihadang berbagai kesibukan kampus karena gue dan Rully jadi PJ di MADK dan ga jarang kita muter otak gimana caranya bisa ikut rapat dan pelatihan di kampus. Sampai akhirnya, ertengahan Agustus bisa selesai juga.
Tapi ternyata masalah belum selesai bergitu aja, bekerja secara kelompok harus sepaham itu sama anggota-aggota kelompok. Walaupun keluar rasa kesal karena ada anggota kelompok yang susah banget dihubungi, ga ngirim progress laporan, ga ikut asistensi berkali - kali, sampai keluar ultimatum "kalau kayak gitu lagi, kalian sidang berdua aja".
Sampai akhirnya di hari-H sidang, yang dikirianya udah ga akan ada masalah besar, ternyata ujiannya masih ada,
"Khasri belum dateng nih Reg, padahal udah jam setengah 1. Kita kan jam 1 sidangnya"
"Yaudah gue telfon ya"
Dan gue telfon sampai 3x tapi ga ada jawaban
Tiba-tiba jam 13.05
"Reg ada apa?"
"Mbe dimanaa? Ayo buruan masuk ke A113, yang lian udah pada masuk nih"
"Emang kita sidang hari ini reg? Kira gue hari Jumat"
Jeder!
"Yaudah, gue ambil baju dulu, 45 menit lagi gue sampe"
dan akhirnya jadi juga sidangnya....
bertiga...
   





Walaupun sidang diawali dengan sport jantung *eeaak lebay*, tapi penutup hari itu manis,
"Pak maaf mau tanya, kira-kira revisinya apa ya pak?"
"Ga ada revisi ya"
Hujan sore di hari gue sidang rasanya bener-bener berkah.
The struggle is real, but the hard work never betray. 

Untuk oleh - oleh Belanda dari Sulton dan foto Belanda dari Marsha. Makasih ya udah diingetin lagi :"


Untuk hari terakhir hearing LPJ triwulan III. Alvin dan IMS FTUI 2016 #Segar-nya unofficially berakhir...
Untuk adik - adik pertama gue yang gue ga pernah ngerasa pantes jadi kakak dan lebih pantes jadi temen sebaya, selamat ya.. Selamat karena sudah melewati fase akselerasi diri paling gila-sekaligus paling membuat diri kita belajar banyak. Kalian yang gue kenal setahun yang lalu sampai kalian yang gue kenal di hari terakhir hearing gak lagi sama, kalian sudah bertransfromasi ke level yang jauh lebih baik dari sebelumnya. Selamat menjadi warga ya. Kalau dulu kalian se-berusaha itu buat bikin IMS yang baik, semoga setelah ini kalian dan gue juga sama-sama se-berusaha itu jadi warga yang baik.
Setidaknya dari hari pertama eksplorasi Caka IMS 2016 sampai hari terakhir hearing LPJ Triwulan III, gue dikasih kesehatan dan kesempatan untuk bisa ngikutin perjalanannya. Semoga segar-nya akan terus terasa untuk terus dampingin IMS berikutnya :)


Untuk semua eksplorasi. Dari mulai eksplorasi Caka IMS 2014 di H-1 Makrab sampai Eksplor Caka IMS 2017 yang baru selesai Rabu pagi kemarin yang (bisa jadi) jadi eksplor terakhir gue, juga pertigaan dept udah jadi kasur ke-sekian gue melewati malam-malam bersama nyamuk gajeb yang gue yakin mereka nyamuk biasa yang udah bermutasi jadi monster nyamuk, gue-ternyata-menjalani-semuanya.

http://regia-pursof.blogspot.co.id/2013/12/pekan-berharga-2-malam-eksplorasi.html
link di atas tulisan pertama gue tentang eksplorasi pertama yang gue lewatin yang ditulis 4 tahun lalu, November pertama gue yang bikin capek banget, sampai sekarang November ke-4 gue yang rasa lelah tapi worth it-nya tetep kerasa.
Selamat Dan-Syad-Tan karena dapet pengalaman dieksplorasi 3 hari 3 malem dari temen-temen yang lainnya. Hari-hari bahkan jam-jam penuh cerita dan makna akan kalian temui setelah ini :)



Untuk Kestari 4 Generasi!





Dan terakhir,
untuk Proses sampai hari-H malam Keakraban, 













http://regia-pursof.blogspot.co.id/2013/12/pekan-berharga-1-malam-keakraban_1.html --> makrab pertama,
sampai akhirnya kemarin adalah makrab ke-4 gue :"
Setiap tawa-tangis-pusing-kesel-marah-bingung-ngelus dada-ngelus dada lagi-masih ngelus dada-dan pertanyaan "kak harus gimana?" dan gue kadang cuma ketawa-"kak dateng ya"-"kak dateng ya" lagi- "kak dateng kan?"- dan semua proses menghadapi orang-orang, menjadi heterogen, menghadapi masalah, sampai akhirnya kalian bisa memenangkan diri kalian sendiri. Berterima kasihlah selalu kepada setiap masalah yang datang, hingga semua proses ini, proses pendewasaan ini menjadikan kita manusia yang lebih baik dari sebelumnya




Ke depannya, pilihan - pilihan yang datang bukan lagi cuma tentang hitam - putih, bukan hanya tentang benar - salah, dan semakin sering lagi bukan sekedar tentang diri kita sendiri.

Ditta-Kato-Pale-Rifia-Adil-Yudha
dan Regia
Semoga tetap saling influnce yang baik ya. Se-bangga itu sama kalian, de,
Se-Bangga itu.




Makasih udah bikin November terakhir gue di masa perkuliahan (Allahumma Aamiin) menjadi jauh lebih berharga.
Kita mungkin berharap perubahan terjadi di saat kita siap. Sayangnya, waktu adalah misteri dan kehidupan tidak pernah mau berkompromi.Saya jadi teringat dialog di film Doctor Strange, sesaat sebelum The Ancient One meninggal dan menitipkan pesan agar Strange bersiap melanjutkan perjuangannya.Strange mengelak dan berkata, “I’m not ready”.Jawaban The Ancient One menampar dan jujur apa adanya.“No one ever is”, katanya sambil memegang tangan Strange. “We don’t get to choose our time” - Academicus dalam To Be Ready
Kayaknya bakalan kangen banget sama November dan hujannya yang teduh.
Terima kasih, November!

23/10/16

Alegori #1

.
pagi,
kehangatannya, terkadang membuat kamu lupa bahwa mentari sudah terbit

siang,
teriknya siang mengiringi banyak goresan pena yang kamu ukir,

sore,
keindahan senja selalu menghiasi obrolan berhargamu.

malam,
dingin. sedingin kamu dan perangaimu
.
.
.
aku,
memang tak ada di waktumu

(masih) takut

Sudah sejauh ini..
.
.
Memasuki tahun ke-4 ternyata begitu berat. Walaupun setiap tahun selalu punya cerita beratnya masing-masing. Tahun pertama yang berat dengan beradaptasi dan memantaskan diri menjadi sebenar-benarnya mahasiswa. Tahun kedua yang berat dengan persiapan memegang amanah dan setengah perjalanan pertama mengemban amanah yang begitu berharga. Tahun ketiga yang berat dengan menutup kepengurusan dan memastikan apa yang dilepas benar-benar dilanjutkan dengan baik....dan Tahun keempat, here I am now, memantaskan diri dalam mengemban gelar Sarjana Teknik sembari perlahan sadar bahwa yang gue genggam saat ini sangat takut untuk gue lepas nantinya....meski sebenarnya gue dan mereka, orang - orang yang saat ini berlalu - lalang di hidup gue tidak benar - benar berpisah, tapi ketakutan ini seakan ingin memenangkan.

Tingkat 4 (InshaAllah yang menjadi tingkatan terkahir di kuliah),
selain beban akademis yang semakin berat, petuah dosen akan kesiapan kerja yang selalu membuat atmosfer kelas menjadi berbeda, pertanyaan kapan sidang yang semakin beruntun, jadi orang yang harus mencontohkan yang baik karena punya 3 adik angkatan yang harus sama - sama dibimbing, dan kenangan masa kuliah yang semakin menumpuk membuat semuanya jadi ga mudah. Bersiap pindah membuat orang mau tidak mau berbenah dengan semua barang - barang yang ada di ruangan, entah lukisan di pojok ruangan, bunga plastik di ruang tamu, tumpukan gelas dari acara - acara seminar, rak buku yang berdebu, atau bahkan kertas usang berisi ucapan, yang di setiap benda punya cerita dan mengantar kita ke dimensi lain, ke hari dimana obrolan masih terngiang, paras orang-orang masih melekat, dan di memori tersebut masih jelas bagaimana riuhnya suasana, atau kehangatan setelah bercerita, candaan karena memperebutkan hal yang tidak penting, sampai detail warna baju yang dikenakan, semuanya adalah memori yang gue ingat karena memang disengajakan untuk diingat selalu, sampai tak jarang air mata menetes bagai memohon untuk dikembalikan walaupun gue paham benar permintaan itu sangatlah bodoh.


Mungkin memang pemikiran skeptis gue akan apa yang di depan gue terlalu berbaya. Disaat semua orang mempersiapkan yang terbaik untuk masa depan,
gue?



malah takut untuk melangkah.
dan ketakutan ini sejatinya bukan kali pertama seorang Regia takut dengan apa yang ada di depan walaupun pada akhirnya selalu lebih mensyukuri apa yang ada di depan.
Semoga semua kekhawatiran mengantar gue untuk mempersiapkan dengan jauh lebih baik,
karena hal - hal tersebut memang pantas untuk diperjuangkan dengan diri terbaik kita




jangan payah, gi
ayolah

blog ini tumbuh dan berkembang bersama gue dan seluruh kisah absurd gue. Cerita pertama waktu SMP yang jatoh di jalan gara-gara takut masuk kelas, perjuangan dapetin SMP yang gue mau, perjuangan dapet SMA yang gue mau, perjuangan masuk PTN yang gue mau, perjuangan gue mau GUIM dan IMS, dan semua cerita yang ternyata akhirnya bikin gue sadar kalau Allah Mahabaik karena banyak dari yang gue inginkan Ia kabulkan.

akhir-akhir ini,
sujud jadi lebih khidmat
tetesan air mata dikala berdoa jadi lebih nikmat


mungkin gue lagi lupa bersyukur
karena dari sana selalu terselip jalan yang tidak pernah disadari sebelumnya
dan di detik gue menuliskan ini, ternyata gue masih punya semuanya yang gue sebut berharga

16/10/16

Manusia dan Cerita

Di sini,
di dunia yang amat besar walaupun dengan diri yang kecil ini, aku selalu bahagia bisa merasakan banyak hal


dari mulai bertemu bayi yang kehadirannya begitu dinanti,


anak-anak dan dunianya yang hanya dia sendiri yang paham,


atau bahkan orang dewasa dengan segala aktivitasnya yang sangat amat padat,


semua jenis dari mulai yang senang duduk diam membaca



atau yang sibuk menunduk lihat layar kaca sambil asik di dunia maya


dan itu semua karena manusia.
Kenapa kita bisa merasa banyak ya karena manusia dan perjalanan hidupnya yang selalu punya hal untuk diceritakan
Manusia dan cerita menjadi bagian yang tak pernah bisa terpisah barang sedetik, ataupun seinchi. Manusia hidup, tumbuh, dan berkembang,
juga cerita.
Meski, tidak sedikit dari cerita orang-orang yang rumit,


yang butuh usaha lebih dalam memahami, menyelam lebih dalam untuk menelusuri sebuah arti,
atau juga cerita yang menguji kesabaran


agar tak hanya saling menyalahkan, karena manusia tak bisa benar semua.
Toh,
tidak sedikit juga yang berbuah manis,



bahkan penuh warna.


Cerita jatuh-bangun, sedih dan tangis adalah hal biasa


karena dari sana kita sadar bahwa diri kita amat luar biasa karena memiliki kemampuan untuk pulih dengan sendirinya


dan kita akan melihat bahwa cerita tak lagi hitam - putih, tapi menjadi jauh lebih berharga karena telah dilalui tanpa ada yang sia - sia di dalamnya,


terlebih ketika dihadapkan dengan pilihan-pilihan yang teramat sulit,


yang selalu menyadarkan kita bahwa dalam membuat cerita ini, sebenarnya kita tak pernah benar-benar sendiri,


dan kita boleh berbangga dengan diri kita, dengan cerita yang kita buat dengan seluruh jiwa dan raga yang tergerakkan, dengan apapun yang kita sebut pengorbanan, dengan apapun yang kita lalui dengan keikhlasan.


hingga akhirnya, manusia menjadi rumah bagi cerita, menjadi tempat dimana seluruh cerita bermula, menjadi titik awal dari segala kisah, menjadi tempat kelahiran begi setiap momen tercipta.


Manusia dan cerita.
Aku menghargai cerita,
berarti aku menghargai manusia.