by - Desember 01, 2011

Semuanya merindu.

Satu persatu sosok yang biasanya selalu ada disisi, tak semuanya dapat mengisi lagi, menghadirkan lagi, sekedar menyediakan hatinya untuk mendengar cerita, atau senantiasa mengosongkan ruang untuk kembali pulang.
Hening mengingatkan pada pagi yang penuh pengharapan.
Malam mengharapkan waktu hanya untuk dirinya, hanya insan dan malam.
Mimpi mendatangkan segala emosi dan memori pada jiwa-jiwa yang sepi.


Serpihan-serpihan itu harus segera disusun.


Sendiri dan semakin sendiri.
Bukan mengharapkan ada yang berkata, hanya saja gua tidak merasa
"Tenang gi, ada kita disini."


Harus kembali ke siapa?

You May Also Like

2 komentar