Dikala...

by - Juni 11, 2012

Desir debu masih menyelimuti hari yang tak ingin kujalani
Sedang hari tak pernah ingin berkompromi dengan siapapun
Siapapun
Termasuk aku yang ternganga dengan segala carut marutnya kenyataan
Aku dihempaskan dan didiamkan di titik nadir
Hingga beku sudah hati ini tanpa mendengar sayup sayup bahasa sekitar
Rindu kian menusuk dan keterasingan semakin menjadi-jadi
Pikirku hanya satu : aku takut menjalani hari
Tapi sisi pengecut tengah merajai hingga aku buta tuli
Ku benam makna
Ku kubur kata
Ku tutup rapat-rapat segala asa yang membara
Jeritku hanya satu :  aku takut menjalani hari
Menjalani hari berarti menemui takdir, mengukir sejarah, dan mengurangi sisa waktu yang ku punya
Sedang aku tetap tak mau
Tak ada daya, karena waktu enggan bekerja
Barang sedetik dua detik, bisa apa?
Kuhadang sudah dengan palang hitam legam terpanggang
Ini pulau hampa udara, hampa waktu, hampa cahaya


...dan hampa akan kehidupan




*Diperuntukkan bagi orang-orang yang tak ingin hidup dan tak ingin berpacu dengan waktu

You May Also Like

0 komentar