H-3 UKK

by - Juni 01, 2012

Assalamu'alaikum.

H-3 Ujian Kenaikan Kelas. Lalu? lalu gue kelas 12.
Kenapa? Ga cocok?
memang terbilang terlalu mungil untuk ukuran anak yang akan melanjutkan kuliah.
Iya gue.

Ujian untuk Undangan

Ya, UKK tahun ini benar-benar berbeda buat gue. Seselesainya SMANSA Day adalah H-14 UKK, sedangkan gue mendapat diri gue dengan segala kekopongan dan carut marut yang ada. Gue masuk terus sekolah tanpa absen, tapi bukan berarti kehadiran gue 100% di kelas. Engga.
3 hari berturut-turut gue masuk UKS karena maksain untuk terus masuk sekolah dengan kondisi yang drop karena kelelahan, tiba-tiba dispen karena dipanggil ini itu, telat ulangan fisika gara-gara di wawancara inilah itulah. Gue sama sekali tidak menyesali, justru itulah dinamika kelas 11, sangat menantang.

Seselesainya SMANSA Day

Oke, mungkin gue belum bagi rapot, bahkan UAS aja belum. Tapi hawa, atau atmosfer, atau apapun yang mendorong lu dari luar benar-benar menyadarkan lu untuk belajar. Iya belajar. Gue libur 5 hari, dari hari Selasa-Minggu. Gue baru merasa seproduktif ini dalam belajar. Biasanya nyampe rumah itu kerjaan gue depan laptop, buka ms.word dan ym dan twitter. Chat aja bisa sama 2-10 orang. Twitter: sarana berbagi informasi yang cukup efektif. Ms. Word : ah itu mah ga aneh.
setiap hari. Bahkan chat ym sama indi udah kayak kewajiban, ngomongin smansa day sepanjang malam. Belajar atau tugas yang wajib-wajib dulu, kayak ulangan atau ga tugas yang wajib dikumpulin besok.

Seselesainya SMANSA Day pun ga ada lagi.

Kosong. Gue ga tau mau ngapain .

Hawa kelas 12 pun mulai terasa

NF telah menjadi rumah ketiga gue. Tiap hari kesana, latihan soal, nanya ini itu, bertukar informasi tentang ulangan, pulang les jam 8 malem.
NF. Gue senang dikelilingi orang yang punya semangat berjuang untuk "be better together". Ga ada yang saling ninggalin. Kita semua berlari bersama, apalagi memang banyak aktivis ekskul disana, apalagi temen-temen pusing bersama : Ikbal, Gicha, Tika. Tak lupa untuk keluarga baru : Dennis, Nabiel, Tama : Selamat Datang! :)
Baru kali ini gue merasakan bahwa belajar pun ternyata nyandu juga :p

Sosok yang hilang itu pun meninggalkan bayangan

Jujur gue lagi kangen kakak gue. Dua tahun dikontrak tanpa boleh pulang sekalipun bikin gue kesepian banget, gak punya sosok yang bisa menjadikan diri gue untuk jadi "bocah". Sepulangnya dia pun (Insya Allah) gue udah kuliah. Mungkin ini, ini yang bikin gue selalu merasa nyaman berada diantara kakak kelas.
Sosoknya bukan tergantikan, tapi terisi. Meski tak sama, namun serupa. Orang ini bukan berasal dari kelomok yang hobi meneriakkan we'll fight, we'll win, dan ini yang membuatnya berbeda.

"Buat gue, dia alarm banget"
Kehadirannya tak pernah selalu disisi. Tak pernah sering menemani. Namun selalu datang di waktu dan tempat yang tepat, serta menyisakkan banyak catatan pada diri gue. Inilah sosok penyeimbang dalam dinamika perjalanan. 


"x : besok InsyaAllah nyari bareng2 anak2 itb lainnya gi biar deketan..hehe
Regia: iyaaa??? waaaaaah. pasti seru
x : ya dong gi..hehe InsyaAllah seru kok...nanti taun depan regia juga nyusul..hehe"
Gue hanya bisa mengucap Amin.
Seketika itu senang.
Apalagi tiba-tiba dapet chat...





Katanya pernah berjanji, walaupun gue tidak ingat dan hanya mengiyakan.


Disisi lain pun gue amat sangat bersyukur. Di celah-celah atau pun sudut yang dirasa tak ada, tiba-tiba bantuan datang begitu saja. Belum lagi dapet obralan buku murah dari Teh Iin. 
Ah, gue seneng banget. Rasanya pengen membalas dengan apapun yang bikin gue gak merasa dihutangi.


sudah 21.37
Masih banyak tumpukan soalnya.






#np Tulus-Sewindu
.
.
.
"Setiap pagi ku menunggu di depan pintu, siapkan senyum terbaikku, agar ceria harimu..."

You May Also Like

0 komentar