by - Agustus 05, 2012

" 1 hal, jangan pernah berhenti untuk selalu melakukan yang terbaik"
Gue, ga pernah tau kenapa selalu mengatakan kalimat tersebut di penutup pertemuan atau percakapan, sampai lingkungan mengajari dengan sebaik-baiknya. Definisi terbaik sangatlah luas, tapi disisi lain, justru itulah yang membuat untuk mencapai standar "baik" bisa didapat dengan berbagai macam cara, itulah yang membuatnya tidak sesempit yang dipikirkan, tidak sesulit yang kita bayangkan,

dan benar-benar terasa bagi orang-orang sekitar...

Mengisi materi di berbagai perkumpulan adalah salah satu momen yang bisa gue manfaatkan, bukan materi formal saja, lebih dari itu. Setidaknya dapaat menitip apa-apa yang  dianggap penting dan wajib menengahi dan memperhangat suasana. 

Tak ada yang sekedar disini.

Cukup sedih mengetahui pergantian yang ada kali ini, berganti laporan, berganti nada percakapan, berganti senda gurau. Lantai 1 benar-benar mempunyai tema yang banyak: mendidik, berjuang, dan menutup dengan seindah-indahnya. 

***
"karena saat lu ikhlas, lu gak akan perhitungan dengan apapun yang lu lakukan" -Ketua 2 OSIS 11/12-
Konsep ini sepertinya wajib dipahami oleh semua orang yang sedang menjunjung kata ikhlas setinggi-tigginya.
Ya, karena setelah ikhlas dengan semuanya, maka...

"Ganjaranmu tergantung kadar lelahmu" (HR Muslim)

You May Also Like

0 komentar