Merindu, Mengulang, Mengejar

by - Agustus 28, 2012

"Lari pagi (lari pagi) tiap hari (tiap hari) badan sehat (badan sehat) tubuh kuat (tubuh kuat)"

Akhirnya
Ya akhirnya mendengar lagi nyanyian lari pagi
Dengan hentakan sepatu PDH yang senada walaupun sering bikin tubuh ngerasa ga napak
SMANSA satu per satu memperlihatkan calon-calon pemimpin yang akan datang
Lapangan luar sudah penuh dengan semangat orang-orang yang ingin lebih baik
Dari mulai matahari mulai mengabarkan dunia sampai terlelap, pelataran depan tak pernah sepi dengan suara-suara perjuangan

dan ini membuat gue membuka dokumen tahun lalu, saat gua mendapat kesempatan 'beristirahat sejenak' ternyata pernah menulis

Masih tentang pagi yang tak berakhir
Oleh siang yang tak terkalahkan
Atau sore dan kumpulan-kumpulannya
Dan malam tanpa jeda

Tentang ksatria kecil penuh mimpi
Seperti bidak-bidak catur dalam ranahnya
Yang meraba-raba tentang warna
Melangkah sembari meyakinkan

Cerita tentang aku, kamu, kita, dan mereka
Perjalanan yang sarat dengan makna
Inikah klimaks dari sebuah perjuangan ?
Dan tempat perhentian dari perjalanan yang ada

Percaya tak pernah begitu saja
Ikhtiar bukan hanya bergerak saja
Keikhlasan tidak pada kata-kata
Dan harapan bukan terpendam di dalam benak

Tapi proses refleksi diri
Tentang bagaimana kita ini
Yang menahan dan memecah
Yang terseret dan mengejar

di depan XI IPA 6
Ketika kaki ingin berdiri di tengah sana
Bersama jiwa-jiwa yang terbakar asa


Kalau mengingat masa-masa itu rasanya gak nyangka kalau gue pernah mengalami masa-masa itu
Ga nyangka kalau ternyata pernah jadi orang yang bisa
Ga nyangka jadi orang yang dapat kesempatan buat ngerasain abtraknya perasaan yang lu alami setiap fasenya
Semuanya....bener-bener indescribable feeling

***
Besok pun kumpul pagi PODS sudah dimulai. Besok berdiri di posisi yang berbeda, setelah 2 tahun berdiri di sisi yang sama.
Ngeliat wajah adik-adik sendiri yang udah nemenin satu tahun ke belakang bikin gue mengulang semuanya selama satu tahun ke belakang
Dan di tengah-tengah nostalgia pikiran, Inasya nyeletuk

"Gi, udah ngerasa jadi kakak yang baik belum? Kok aku ngerasa belum ya"

Seketika rasanya pengen mengisi bagian-bagian yang terlewat
Ah, andai saja bisa


***

"Gi, gue udah tau apa yang harus gue lakuin. Gue udah punya target nih sama nilai ulangan gue"
Tika dan gue dengan cendol yang kemanisan berbicara strategi di semester 5
Target semester 5 gue memang tinggi banget
Toh kalau pohonnya tinggi, bukankah tangganya harus tinggi pula?

Mangat ya, tik. Kali ini lu bener-bener saksi sekaligus teman seperjuangan gue. NF, ILP, sampai belajar bareng ke rumah-rumah bareng lu.
Kalau bisa mengejar, inginnya mengejar
Mengejar yang sedang berlari memutar di pikiran
Mengejar jaket kuning yang menyilaukan mata

You May Also Like

2 komentar