Bersyukur

by - November 26, 2012

Betapa amat bersyukur punya mereka
.
.
.

*** 
".....Apa kabar sih kamu? Cerita-cerita dong :) kan memang seharusnya tidak ada jeda, "jeda"nya di surga nanti, gi :) aamiin. Gia pasti bisa >< Cerita-cerita ya sayang kalau ada apa-apa. Aku kangen "hidup" dulu terus nih..hehe"
"Oh masya Allah...rasanya pengen peluk kamu sekarang juga >< gi semangat pliiiiss. , bukti Muhammad ayat 7 udah banyak, gi, dan gia bakal jadi bukti selanjutnya. Aku doain gia selalu gi >< orang hebat masalahnya memang harus "hebat", aku siap kapanpun regia butuh cerita"

".....dan satu hal yang harus orang orang kayak kamu dan gilan bawa tuh : the more you give, the more you will get. Tenang aja, feedback Allah jauh lebih indah nantinya gi...."

Rasanya gak kuat bacanya.
Baca sms berhalaman-halaman dari orang yang seakan-akan sangat mengerti adiknya. Orang yang memang mengerti bagaimana kondisi ini ternyata memang tak mudah karena sudah pernah ada yang merasakannya.
Dan ternyata, orang yang smsnya belum saya baca adalah orang yang dulu merasakannya.

Setelah sama-sama pernah menjadi ketua pagelaran 9a, 3 tahun berselang, kita ada di posisi yang sama lagi ya teh! :)

***

"Gue udah menetapkan pilihan, Gi. Ternyata gue baru mengerti passion gue dimana"

Lagi-lagi saya tertidur di rumahnya. Setelah hari ini menyusuri jalan ke sekolah, menyicip kopi di kedai telapak, dan akhirnya belajar bersama di rumahnya. Makasih sudah mengajarkan bahwa perjuangan bersama-sama itu memang "manis" :)
Sukses untukmu selalu, yang ternyata mengukir mimpi menjadi dokter :)

***

"Alhamdulillah a. Waktu Regia nyari-nyari orang untuk jadi ketua, ternyata Qorib mau. Dan dia mau bukan karena regia yang meminta qorib untuk jadi ketua, tapi karena dia memang punya visi sebagai seorang ketua"

Rib, gue bilang ini ke A Isun.
Gue ceritakan ke Teh Jannah, Teh Arin, dan A Yogo dengan bangga kalau lu ketuanya.
Insya Allah terundang kok Rib di bumi makara :)

***

 "Gue pengen berubah, Gi. Tapi gue gak punya alasan kuat untuk berubah. Gue terlanjur takut untuk berubah. Walaupun gue tau kalau perubahan itu hal yang jauh lebih baik"
Dia yang sudah menemukan lembar barunya. Tentang orientasi yang (selalu) ada saatnya. Bukan untuk saat ini. Karena terlalu banyak hal yang bisa dilakukan di usia yang masih dini ini.

"Ada saatnya kok. Anggap aja semuanya akan datang 4 tahun lagi, saat kita lulus kuliah. Dan 4 tahun itu ga lama. Lu inget kan gimana kita pas kelas 8? pas gue sekelas sama lu? Sesebentar itu kok 4 tahun kalau harus dikenang"

 ***

Sebanyak itu pelajaran yang bisa diambil setiap harinya kalau kita membuat hari-hari kita menjadi hari yang bermakna.

Belum nemu jeda?
Challenge accepted!
 

You May Also Like

0 komentar