Stagnan

by - November 16, 2012

Pagi ini tak lagi Bogor..
Sengaja menarik diri sejauh-jauhnya dari sederet peristiwa yang ada

***

Kacamata saya bersedih. Life after OSIS membuat saya merasa diantara bebas dan gak tau harus cerita ke siapa. 
Eh iya.
Perbincangan yang saya memang seringkali tentang masa depan.
Tapi ternyata banyak yang mengendap, disini.


Kalau kata film, semuanya ini seperti Jakarta. Berubah tapi sebenarnnya tidak berubah.
Mungkin karena perubahan itu terjadi di waktu dan tempat yang semestinya. So? perubahannya gak kerasa buat orang-orang sekitar. Karena mungkin itu memang perubahan yang semestinya.
Tapi disini saya adalah orang yang masih gini-gini aja. Masih dan mungkin akan selalu dengan putaran yang seperti ini. Ritme yang seperti ini. Obrolan yang seperti ini. Yang masih merasa bahwa "ini" memang hal yang seharunya.
 Walaupun saya sendiri tak tahu sampai kapan.


Mungkin, ini disebut kesenyapan. Tidak bergeak tetapi bukan diam. Seolah-olah semuanya adalah semu.
Atau memang semu?
Atau mungkin, saya dan waktu yang berjalan beriringan, sehingga menjadi gerak semu relatif ; ketika kedua benda bergerak pada kecepatan yang sama, maka tidak ada yang merasa bergerak. Saya tidak bergerak terhadap waktu.
Hari-hari saya stagnan.

Saya tak lelah dengan keadaan
Saya lelah dengan diri saya sendiri yang berangsur-angsur merasa kelelahan dengan situasi.
Keadaan dari dulu sudah seperti itu, tapi situasi kali ini berbeda.
Situasi ketika perjuangan ini tidak diikutsertakan dengan orang-orang yang biasa berjuang
Atau bingungnya harus kepada siapa si lawan bicara dikondisikan mengerti untuk seolah-olah melihat orang yang stagnan

Penghujung Tahun.
Disaat saya ingin memanfaatkan waktu, dan menghabiskan waktu sebanyak-banyaknya untuk orang-orang yang entah kapan sudah masuk dalam daftar orang-orang yang saya sayangi,
sebelum kurun waktu 6 bulan akan sibuk dengan dunianya masing-masing di tempat terbaiknya
Ternyata sudah sibuk sendiri dengan dunianya



Saya melihat banyak dunia
Namun tak tahu sedang berpijak di planet yang mana
Keasingan itu seperti ini ya?

You May Also Like

1 komentar