Menjemput Percaya

by - Februari 06, 2014

Ada yang bilang kalau saat ini kita hidup di zaman ketidakpercayaan, dan satu-satunya yang kamu butuhkan bukan lagi bicara dengan kata, namun berkarya nyata. Tapi ternyata, berkarya nyata bukanlah perihal sederhana yang bisa dilakukan dimana saja. Tak jarang jatuh-bangunnya kian terasa. Tak sedikit waktu yang dikorbankan berbuah hasil yang kurang setimpal. Tapi kodrat manusia memang dilahirkan bukan untuk menjadi sempurna, dan itulah yang membuat kita haus akan usaha, haus akan janji masa depan, haus akan kondisi yang jauh lebih baik.

Pada akhirnya, semua orang merindukan kejayaan, kenyamanan, kehidupan lebih baik. Sedang pemegang kunci dari gerbang-sebut saja yang membawa pada masa yang lebih baik-tidak semudah itu memberikannya pada kita.
Itulah tugas kita untuk menjemput percaya.
Dengan usaha
Dengan kerja keras
Dengan karya
Yang bukan sekedar dapat dilihat oleh mata, namun terasa kebermanfaatannya. Sebab percaya adalah suatu pencapaian dari ketulusan hati dalam hierarki tertinggi. Sebab percaya adalah keyakinan tanpa paksaan. Sebab percaya adalah pemberian berharga dengan penuh keikhlasan yang berbalut harapan. Sebab percaya tak pernah begitu saja, ia harus dijemput bersama-sama dengan kawan seperjuangan lainnya.

Nb: teruntuk seluruh kawan seperjuangan yang sedang berjuang di tahun ini untuk akhirnya diterima di sebuah keluarga. Kita pasti bisa untuk menjemput percaya :)

You May Also Like

0 komentar