Pola itu, saya temukan kembali

by - Juli 03, 2014

Terlalu banyak.

Terlalu banyak hal yang sudah saya jalani satu semester ini. Awal semester sebelumnya sudah cukup memberi saya banyak pelajaran, banyak tamparan, banyak dinamika,dan semuanya memang tidak begitu saja, semuanya datang karena sebab. Sebab itu datang karena saya berubah dan saya hilang arah dari pola yang sudah saya buat.

Saya membuka lembar baru, tanpa mau menyisakkan masa lalu. Saya terus mencari, mencari pola yang enam bulan lalu berantakan tak tentu arah, mencari frekuensi yang dirasa sama sehingga mengerti bukanlah perkara sulit, mencari lingkaran yang mampu menjaga saya dari nilai-nilai yang sudah saya kenal di SMA. Saya merasa sebutuh itu, kondisinya membuat saya harus mencari, memperlebar pertemanan, memperbanyak langkah, beririsan sana-sini, hingga akhirnya, pola itu saya temukan kembali.

Pada dasarnya, pola tersebut berwujud lingkungan dengan orang-orang yang saya butuhkan, kegiatan yang sarat dengan nilai-nilai kebaikan, serta perilaku yang mengantarkan saya pada suatu keseimbangan. Pola itu, saya temukan kembali ketika saya terus mencari, mencari apa yang menjadi haknya.

Ada kehangatan yang tersisa ketika saya menemukan kembali diri saya, lengkap dengan pola yang susah payah dirancang sedemikian rupa hingga menjadi diri saya yang seutuhnya termasuk dalam pencapaian diri yang patut diapresiasi dan ditindaklanjuti.

Selamat memenangkan diri. Semoga kemenangan selanjutnya jauh lebih mulia dari ini. Aamiin.

You May Also Like

0 komentar