Ada sesuatu yang selesai

by - November 27, 2017

Bicara rindu
Bicara haru
Luangkan ruang imajimu 

Bernyanyi merdu
Bernyanyi sendu 
Bebaskan birunya hatimu 

Tanpa kata tanpa nada
Rintik hujan pun menafsirkan kedamaian
Hanya rasa hanya prasangka yang terdengar di dalam 
Dialog Hujan
(Senar Senja - Dialog Hujan)

Memori atas apa yang pernah dilalui bisa muncul kapan saja tanpa kita kehendaki. Kehebatan manusia yang memiliki ruang penyimpan memori tak berbatas menjadikan semua sejarah kerap kali masih berbekas dengan jelas. Seperti isi obrolan, warna baju, hingga segala gurat ekspresi yang terbentuk di kala itu. Dengan situasi saat ini yang tak lagi sama, nyatanya tak menjadikan apa yang berlalu menjadi lenyap tak berjejak. Semuanya masih ada. Terekam dengan baik. Tersimpan dengan baik. Rapih, di sudut ruangan, bersama kenangan-kenangan lainnya

Untuk kali ini, ternyata semuanya sudah tuntas. Tanpa harus memiliki niat untuk menuntaskan hingga ke akarnya, akhirnya semua tuntas. Berdamai dengan kenangan adalah cara terbaik untuk menerima ketidakberdayaan. Bekerja sama dengan waktu menjadi cara efektif namun bukan untuk menghapus, melainkan membantu kita dewasa dalam memahami segala peristiwa yang terjadi. Kenangan yang secara tidak sengaja mengepung ruang ingat tidak lagi terkonversi menjadi air mata, melainkan menjadi mesin penggurat senyuman. Hidup berdampingan dengan kenangan menjadikan peristiwa sedetik yang lalu menjadi pembelajaran sekaligus petunjuk untuk membantu serangkaian peristiwa yang ada di depan.

Ada hangat yang tersisa. Diri ini ternyata baik-baik saja setelah mengetahui apa yang baru saja terjadi, meski kenangan di tahun lalu berdampingan erat dengan kenangan di tahun ini. Walau setahun rasanya cepat, namun 365 hari ternyata waktu yang cukup lama untuk membiasakan diri, termasuk berdampingan dengan hal yang tidak kita sukai. Sebuah kemenangan diri ketika kenangan mampu mentransformasi manusia menjadi lebih kuat dari sebelumnya.

Hujan yang biasanya mampu membuat seseorang terjebak lebih lama dari biasanya, kali ini akan dijadikan bentuk selebrasi untuk ikut menghanyutkan segala kenangan pedih yang pernah menghampiri. Aliran hujan membawa mereka ke tepi dasar ruang kosong yang jauh dari kotak ingatan, untuk kemudian membiarkan mereka hidup tenang di sana.
Ada teduh yang menyelimuti hati.
Ada sesuatu yang selesai.

Bogor,
di akhir bulan terfavorit
selepas hujan reda

You May Also Like

0 komentar