New Chapter

by - April 28, 2018

15 Februari 2018,
Subject E-mail : Congratulations Regia, We are Happy to Welcome You at GOJEK!
Hi Regia,
Thank you for your time and kind cooperation throughout the application process. Ryan and I really enjoyed our time getting to know you better in person.
Your strong will to create a tangible social impact is what we highly admire; not to mention that you are also someone who cares and empathetic toward others. Those are valuable qualities capable of making our team stronger and we also think that you have what it takes to strive in GO-JEK universe.
Thus, we would like to congratulate you for based on our discussion, we agreed to offer you a position of Operations Supervisor for GO-LIFE New Product! We believe that you will be a great asset to the team as well as producing contributions to the company’s growth.
….



***
“Orang kayak lo cocoknya masuk start-up deh kayaknya” -Nadhila Misca, TI 2013, MT Star Danone 2017
Itu cuma kayaknya, jangan ambil serius ya

Tapi, kenapa Go-jek?
Gue terlalu salut dengan segala hal yang sudah -Start-up unicorn pertama di Indonesia- lakukan dalam waktu yang cukup singkat. mereka mengubah persepsi kita tentang tukag ojek. Kalau dulu orang mendefinisikan tukang ojek yaaa kerjanya cuma mindahin orang dari satu tempat ke tempat lain, sekarang derajat tukang ojek seakan-akan naik seiring dengan pemahaman mereka tentang how to communicate with others, how to serve the customer, dan yang terpenting kita semakin yakin bahwa dari abang Go-Jek kita bisa belajar atau dengar hal baru dari bagaimana mereka menjalani hari-harinya sebagai driver.

Gue? Gue pengen menjadi bagian dari hal tersebut.
Gue apply ke perusahaan tersebut udah lama banget, dari jaman gue magang 3 bulan di Danone and end up with gue meng-extend masa internship gue menjadi 5 bulan demi mendapat permanent job. Tapi gue akui posisi yang gue lamar pada saat itu banyak yang tidak sejalan dengan apa yang sudah dan sedang gue lakukan, so it all makes sense why they didn’t hire me. Sampai suatu hari ini gue liat sebuah poster di linked in yang memuat tentag lowongan pekerjaan di sini, dan seperti yang gue sudah lakukan sebelumnya : gue daftar. lagi 

Tanpa diduga, 2 minggu kemudian gue mendapat responnya.
Setelah melalui tahap case study dan mengirim personality test DISC, gue diundang untuk dateng ke HQ Go-Jek di Pasaraya yang selama ini hanya bisa gue liat di youtube untuk interview dengan HR dan User. Gue inget, setelah interview gue tanya kapan pengumumannya akan diberikan, ‘”seminggu, kalau butuh diskusi panjang bisa jadi hingga 2 minggu, tapi apabila dalam seminggu belum ada respon, kamu boleh menghubungi kami”
Tanpa diduga, justru e-mail itu dateng H+1 gue interview. That was, one of the happiest day ever. Ever.

6018.jpg
c-i-h-u-y

Alhamdulillah, selama 2 minggu gue di sana, rasanya udah banyak banget hal yang dilakuin karena semua orang di sana benar-benar bergerak dengan cepat. Cepat dalam merencanakan, memutuskan, pindah dari satu tempat ke tempat lain. Gue yang kayak maba ini dateng-dateng langsung discuss dan meeting sana-sini.

Keliatannya enak banget ya?
One thing that people have to know is, everything is never as it seems.
Dibalik jawaban gue setiap ditanya gimana kerja di sana dan gue ceritakan yang baik-baiknya, nyatanya ada banyak perlawanan dan peluh yang datang di setiap harinya
“There’s no such a thing such as the perfect workplace”
Dengan memahami ini, semoga menjadi sugesti kepada diri sendiri untuk tidak gampang mengeluhkan sesuatu, untuk memberi ruang toleransi seluas-luasnya atas ketidaksempurnaan sistem maupun orang-orang di dalamnya tanpa harus membatasi diri untuk belajar maupun memberikan yang terbaik yang bisa diupayakan

6016

Satu hal yang harus gue ingat terus adalah,
dulu gue pernah berada pada fase sepengen itu untuk bisa mengalungkan ID perusahaan ini, tanpa perlu tau bagaimana hari-hari akan berlalu. Kita cukup untuk saling menerima, tempat ini menerima gue apa adanya, begitu juga sebaliknya. Mungkin keinginan yang sangat tinggi itu membuat gue sesaat setelah menandatangani offering letter tidak lagi menempatkan sebuah harapan, gue sudah mendapatkannya, sehingga tugas gue selanjutnya adalah memastikan bahwa harapan gue, yang dulu, tidak salah sama sekali.

You May Also Like

0 komentar